Kenapa Allah membiarkan kezaliman
Hukum diputar balik
Kesalahan dan aib dicari-cari
Tapi pencuri besar dibiarkan berkeliaran
Sungguh bukan karena Allah tidak sayang
Tapi Allah memberikan kesempatan
Untuk melihat, siapa yang berdiri di sana
Siapa yang berdiri di sini
Siapa yang sesungguhnya memakai topeng dusta
Siapa yang sebenarnya singa kebenaran
Tampilkan postingan dengan label agak menohok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agak menohok. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 Agustus 2015
Selasa, 23 Juni 2015
"Home"
Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm
May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm
May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know
Jumat, 20 Maret 2015
Tips dan Trik untuk Auditor Pemula
Jadi ceritanya tadi aku habis chatting sama temenku yang dulunya auditor dan sekarang jadi pihak yang diaudit. Berhubung dia mantan auditor, yaa pasti dia ngerti lah yaa apa aja yg musti disiapkan. Dan yang lucu, yang jadi bahan cerita adalah si auditor yang sepertinya masih newbie. Nama dan lokasi gak usah disebutin lah yaa, privasi. Tapi disini aku mau nge-share buat para auditor pemula, jangan sampe kalian jadi bahan cerita para auditor dan klien (yang ternyata adalah mantan auditor wkkk). Bikin malu profesi aja. Hehehe. Berikut adalah beberapa "titik lemah" para auditor newbie saat ngaudit ke klien...
Senin, 13 Oktober 2014
Once Upon a Time
Dahulu kala, hiduplah seorang pemuda sebatang kara di tepi hutan. Ia pemuda yg biasa saja, kecuali semangat membaranya. Ia meyakini bahwa semua mimpi pasti bisa terwujud kalau ia mau berusaha. Maka setiap bangun tidur ia mendaftar apa saja yg ia mimpikan semalam tadi. Kini sudah ratusan jumlahnya, dan yg luar biasa hampir semua dapat ia wujudkan. Bahkan mimpi absurdnya mengenai memelihara singa pun menjadi nyata. Hanya satu jenis mimpi yg membuatnya frustasi: kembali ke masa lalu.
Beo penyanyi menyadari mengapa setiap melihat daftar mimpi, sang pemuda menjadi sedikit murung meski hanya sesaat.
Beo penyanyi menyadari mengapa setiap melihat daftar mimpi, sang pemuda menjadi sedikit murung meski hanya sesaat.
Jumat, 29 November 2013
Lika Liku menuju Karir Impianku
Huwaaaaaaaaaa… Dear
reader, semalaman aku gak bisa tidur berulang kali refresh opera mini di hape
demi menghilangkan tulisan “data tidak ditemukan”, berharap semua ini belum
berakhir.
Yup. Semalam diumumkan hasil tes tahap ke 4 PCPM BI XXXI, dan seperti
yang kukatakan sebelumnya dataku tidak ditemukan alias aku tidak lolos kali
ini. (background: suara petir menggelegar diiringi jeritan TIDAAAAAAAK ala
drama)
Banyak yang bilang “tetap
semangat”, iya terima kasih tentu aku harus tetap semangat meskipun entah harus
semangat untuk apa lagi yang penting semangat hehe. Banyak yang mendoakan “ada
yang lebih baik menantimu”, aamiiin, makasih atas doanya karena sungguh doa
seperti ini sangat membantuku pulih dari syok hahaha. Adapula yang memuji “hebat
baru sekali tes sudah merasakan tes kesehatan BI”, terima kasih pujiannya tapi
sungguh aku justru sedih karena aku tau ada lebih banyak lagi yang bisa
berhasil di percobaan pertama. Terkesan sangat sendu sekali pemikiranku, tapi
ya itulah kenyataannya. Karir impianku saat ini hanya tiga: auditor BI, auditor
BPK, atau auditor KPK. Kalau benar bisa terwujud, sungguh amat sangat dreams
come true banget hehehe. Berarti selain mengejar ketiga karir impian maka tidak
mau kerja di tempat lain? Salah. Justru demi mendapatkan karir impianku itu aku
harus menitinya dari bawah sekali, merasakan serunya mengaudit berbagai macam
perusahaan terlepas di kantor apa aku sekarang yang penting aku senang dengan
pekerjaannya: audit. Hihihi. Ngotot banget yaaaa…
Jumat, 25 Oktober 2013
Balada Auditor - Joss Gandhos!!!
"mas, ini klien PT A udah selesai, opini udah ada, surat pernyataan direksi juga udah. tinggal jilid."
“oke!”
“ini klien PT B, C dan D juga udah semua tinggal tunggu surat pernyataan direksi, habis itu siap jilid.”
“joss gandhos!” -,- *roaming
================
tak jauh dari situ rekanku yg lain nyeletuk “waaah mantap laaah! habis ini bisa pergi dengan tenang buat tes BI yak hihihi.”
mas senior langsung nyahut “enak aja, masih ada dua klien baru lagi nih sit…”
-_- JOSS GANDHOS!!!
yaaah beginilah balada auditor di peak season tak berujung hahahay...
“oke!”
“ini klien PT B, C dan D juga udah semua tinggal tunggu surat pernyataan direksi, habis itu siap jilid.”
“joss gandhos!” -,- *roaming
================
tak jauh dari situ rekanku yg lain nyeletuk “waaah mantap laaah! habis ini bisa pergi dengan tenang buat tes BI yak hihihi.”
mas senior langsung nyahut “enak aja, masih ada dua klien baru lagi nih sit…”
-_- JOSS GANDHOS!!!
yaaah beginilah balada auditor di peak season tak berujung hahahay...
Kamis, 21 Februari 2013
balada auditor: traveller gretongan
"ihiiiiy, naik garuda nih yeee,, hotelnya bintang berapa tuh? hihihi"
"cieeee, jalan-jalan nih ke papua, jangan lupa oleh2 yaaak"
"asiiiik,, ntar di lombok klo nemu bule cakep kenalin ke gue yaa..."
Para auditor yang digodain cuma mesem-mesem aja. "Loe kira gue sempet jalan2, tidur aja kagak", si auditor bersungut-sungut dalam hati.
"cieeee, jalan-jalan nih ke papua, jangan lupa oleh2 yaaak"
"asiiiik,, ntar di lombok klo nemu bule cakep kenalin ke gue yaa..."
Para auditor yang digodain cuma mesem-mesem aja. "Loe kira gue sempet jalan2, tidur aja kagak", si auditor bersungut-sungut dalam hati.
Minggu, 10 Februari 2013
balada auditor: jama'ah lemburiyah -,-'
"Gue auditor, dan hampir tiap hari lembur bro... Biasalah klo cuma jam 9 malem... Tenggo itu mah" sebut saja Budi - senior auditor,
"Gara-gara ada auditor tuh, gue jadi musti ikut lembur..." kali ini klien ikut ngomel, dalem hati
"Maaf ma, gak bisa pulang cepet, lembur lagi... Nanti aku pulang naik taksi kok ma..." sebut saja Bunga - junior auditor, diem-diem nelpon di toilet sambil sesegukan.
Cuplikan percakapan sehari-hari yang ummm membuat saya mengangguk memaklumi.... Auditor dan lembur. Dua kata yang hampir tidak bisa dipisahkan. Yaaah, bisa dibilang belum auditor sejati kalo belum pernah lembur.
Emang auditor nge-lembur sampe segitunya ngapain aja sih, mbak?
Hahahabanyaaaaaaaaaaak... klo aku jelasin satu satu disini, bisa nambah lemburan ane sehari... hehehehe.... Pernah nemu file excel yang kalo di scroll ke bawah gak abis2? Yaaa, kira2 gitu lah ntar yang bakal dihadapi pas peak season... Ehiya, betewe ini aku lagi lemburan *minggu broooow!* Soo, capcuss dulu yaa.... *kembali menatap WP dengan elegan*
Selamat ber-weekend-ria bagi yang masih punya weekend.... :'D
Salam lembur bagi jama'ah lemburiyah garis keras: Auditor!! :'D
"Gara-gara ada auditor tuh, gue jadi musti ikut lembur..." kali ini klien ikut ngomel, dalem hati
"Maaf ma, gak bisa pulang cepet, lembur lagi... Nanti aku pulang naik taksi kok ma..." sebut saja Bunga - junior auditor, diem-diem nelpon di toilet sambil sesegukan.
Cuplikan percakapan sehari-hari yang ummm membuat saya mengangguk memaklumi.... Auditor dan lembur. Dua kata yang hampir tidak bisa dipisahkan. Yaaah, bisa dibilang belum auditor sejati kalo belum pernah lembur.
Emang auditor nge-lembur sampe segitunya ngapain aja sih, mbak?
Hahahabanyaaaaaaaaaaak... klo aku jelasin satu satu disini, bisa nambah lemburan ane sehari... hehehehe.... Pernah nemu file excel yang kalo di scroll ke bawah gak abis2? Yaaa, kira2 gitu lah ntar yang bakal dihadapi pas peak season... Ehiya, betewe ini aku lagi lemburan *minggu broooow!* Soo, capcuss dulu yaa.... *kembali menatap WP dengan elegan*
Selamat ber-weekend-ria bagi yang masih punya weekend.... :'D
Salam lembur bagi jama'ah lemburiyah garis keras: Auditor!! :'D
Sabtu, 23 Juni 2012
cemburu dan sambal
Habis ubek2 blog lucu nih.. *repost dari home sebelah* *ups*
"cemburu itu rasanya lebih pedas dari makan semangkok sambal.
dan cemburu tanpa alasan itu lebih menyakitkan (dan memalukan) dari tersedak semangkok sambal.
dan ketahuan cemburu itu rasanya seperti disiram semangkok sambal.
dan ketahuan cemburu tanpa alasan itu rasanya seperti disiram sambal semangkok-mangkoknya juga dilempar.
tapi kalo gak pernah cemburu itu rasanya gak seru, kayak gak pernah makan sambal."
hahahaha... lucu yaa... lain kali bikin penelitian deh, "Hubungan Korelatif dan Komparatif antara Semangkuk Sambal dan Segumpal Cemburu, serta Analisa Perbedaan Persepsi antara Kaum Hawa dan Kaum Adam mengenai Hubungan tersebut."
"cemburu itu rasanya lebih pedas dari makan semangkok sambal.
dan cemburu tanpa alasan itu lebih menyakitkan (dan memalukan) dari tersedak semangkok sambal.
dan ketahuan cemburu itu rasanya seperti disiram semangkok sambal.
dan ketahuan cemburu tanpa alasan itu rasanya seperti disiram sambal semangkok-mangkoknya juga dilempar.
tapi kalo gak pernah cemburu itu rasanya gak seru, kayak gak pernah makan sambal."
hahahaha... lucu yaa... lain kali bikin penelitian deh, "Hubungan Korelatif dan Komparatif antara Semangkuk Sambal dan Segumpal Cemburu, serta Analisa Perbedaan Persepsi antara Kaum Hawa dan Kaum Adam mengenai Hubungan tersebut."
Minggu, 18 Desember 2011
Kagum, Suka, Sayang, Cinta ...
Aku kagum sama
dia. Kagum itu objektif, murni tanpa ada embel-embel pribadi. Banyak orang bisa
kagum dengan seseorang yang sama. Itu objektif. Karena memang orang itu pantas
untuk dikagumi. Tidak perlu kenal dengannya untuk bisa mengaguminya. Bahkan
kita tidak perlu berada di waktu dan tempat yang sama dengan seseorang yang
kita kagumi tersebut. Kita bisa saja kagum pada sosok seseorang karena
kepribadiannya, kepemimpinannya, kebijaksanaannya, rupanya, kecerdikannya,
maupun hartanya. Untuk mengagumi seseorang tidak diperlukan syarat apapun
selain terpesona.
Aku suka sama
dia. Suka itu mulai sedikit relatif. Tergantung selera masing-masing pribadi.
Rasa suka itu biasanya muncul ketika seseorang tersebut sudah mulai sering
mengambil peran dalam hidup kita. Kita bisa suka pada banyak orang, karena
memang ternyata ada banyak sifat yang kita sukai. Itu sebabnya kita punya
teman. Karena mereka selalu menemani kita, kita jadi suka mereka. Tapi belum
tentu apa yang kita suka itu sesuai dengan kita. Kita suka dengan orang yang
pandai bicara, namun belum tentu akan menjadi baik bagi kita bila semua teman
kita pandai berbicara. Suka itu muncul dengan suatu penyebab. Tak perlu
terpesona, namun yang pasti ia muncul secara rasional.
Senin, 03 Oktober 2011
If You Think You Are Not Happy
If you think you are unhappy… 
If you think your salary is low…
If you think you don’t have many friends…
If you think your salary is low…
If you think you don’t have many friends…
When you feel like giving up …
Sabtu, 27 Agustus 2011
Perangkap Gadget
Manusia adalah makhluk sosial, hal ini tidak bisa dipungkiri. Zaman dahulu, para manusia memang bersosial secara nyata, bergabung dengan rekan sosialnya, bercengkrama, saling mengunjungi. Zaman sekarang, bersosial bukan lagi harus bertatap muka dan berjabat tangan. Ada gadget yang katanya bisa membantu manusia zaman sekarang untuk bersosial.
DI stasiun, terminal, mal, masjid, kantor, jalanan, hampir semua orang terpaku pada gadgetnya masing-masing. Bersosial katanya. Facebook, twitter, chatting, sms, dll. Mereka akan merasa senang untuk dapat terus terhubung dengan kenalan lamanya. Kadang saya pun juga begitu. Lalu saya mulai melihat sekeliling, semua sama kok, terpaku pada handphone masing-masing.
Hey, ada yang tidak beres sepertinya. Saya pun berandai-andai. Apa jadinya dunia ini jika semua orang begitu terpaku pada gadgetnya? Mungkin mereka tak akan saling sapa lagi. Mungkin mereka akan berjalan sambil menunduk, sambil mengetik ini itu pada gadget masing-masing. Mungkin sepasang saudara yang sudah lama tidak bertemu, akan menjadi canggung ketika bertemu, dan merasa lebih baik mereka berhubungan via gadget saja. Namun pikiran saya ini sedikit terbantahkan karena saya melihat disekeliling kita masih ada generasi lama yang tidak terpaku pada gadget, atau bahkan tidak kenal gadget yang canggih.
Huff, mungkin kita harus sedikit merubah gaya hidup kita yang katanya modern. Kita bisa tetap menggunakan gadget kesayangan, tapi tetap jangan abaikan dunia disekitar kita. Buka mata kita pada kehidupan sosial yang nyata. Mungkin saja yang duduk disebelah kita saat di angkot ternyata adalah teman dekat ayah kita. Dan jangan sekali-kali merasa bahwa rasa kangen akan dengan segera tersalurkan jika kita menelpon, atau bahkan teleconference orang yang merindukan kita. Yaah, agaknya benar kata-kata para ibu terhadap anaknya di perantauan “Nak, ibu ndak mau denger suaramu lewat telpon. Ibu juga gak terlalu butuh kiriman uang hasil kerjamu. Yang ibu mau, kamu luangkan waktu menemui ibumu, ibu pengen ngelus gundhulmu…” Adakah gadget yang bisa membantu sang ibu mengelus kepala anaknya dari jarak jauh? Saya rasa tidak ada… :’)
Jumat, 26 Agustus 2011
Sang Pemberani dan Sang Ksatria
"Setiap manusia di dunia pasti punya kesalahan
Tapi hanya sang pemberani yang mau mengakui
Setiap manusia di dunia pasti pernah sakit hati
Hanya yang berjiwa ksatria yang mau memaafkan…"
Lagu ini spontan mengalun di pikiranku ketika aku merasa memiliki kesalahan atau sedang merasa sakit hati pada seseorang. Yaaah, siapa sih yang gak pernah punya salah? Malaikat kali yaa… Siapa juga yang gak pernah sakit hati? Semua juga pasti pernah merasa marah, sebal atau bahkan benci sama seseorang.
Rabu, 24 Agustus 2011
Hobi Belanja
Minggu lalu aku pergi ke salah satu mall bersama adikku. Mencari alas kaki untuk adikku karena minggu yang sebelumnya saat aku pergi dengan sepupuku ke mall yang satunya lagi kami tidak menemukan alas kaki untuk adikku itu. Rasanya hampir setiap minggu aku pergi ke mall deh. Hmmm. Gak juga bisa dibilang boros karena memang aku membeli apa yang menurutku perlu dibeli. Baju lebaran untuk adik-adikku serta sandal baruku sebagai pengganti sandal yang sudah putus, gak salah kan? Lagipula, layaknya para cewek *ngaku juga, hhahaha* aku emang seneng jalan-jalan ke mall. Meskipun gak beli apa-apa, tapi rasanya tetep seneng kok. Melihat-lihat koleksi baju terbaru. Menengok model sepatu teranyar. Memantau *nggak juga sih* model hape yang lagi trend. Numpang baca *meskipun cuma di sampul belakang* buku-buku best seller terkini. Yaa, meskipun gak beli, aku senang kok jalan-jalan ke mall, sekalian olahraga kan yaa? Hehehe, mulai ngeles.. Pokoknya aku merasa gak ada salahnya kok jalan-jalan ke mall, siapa tau ada barang yang murah dan bagus.
Sampai suatu hari, dalam perjalanan pulang kerja ke mess di cikarang aku mendengar siaran radio muslim, mungkin acara semacam renungan atau kata-kata mutiara. Awalnya aku tak terlalu memperhatikan isi materinya sampai suatu ketika aku ‘tertohok’ dengan satu kalimat saja. “Seandainya umat muslim di hari-hari terakhir bulan Ramadhan ini memenuhi masjid laksana lautan manusia yang memenuhi pusat perbelanjaan menjelang lebaran”. Sumpah, aku sangat tertohok sekali dengan kalimat itu.
Belum lagi dengan kata-kata sesudahnya. Huweeee, maluuu rasanya sama diri sendiri. Puasa adalah ibadah yang seharusnya membuat kita memiliki empati terhadap kalangan tak berpunya. Merasakan bagaimana lapar dan hausnya mereka. Terkadang dalam hati aku berjanji untuk sungguh-sungguh tidak akan buang-buang makanan lagi, beli makanan secukupnya aja. Aku juga jadi tau rasanya “ngiler” ngeliat orang lain makan saat kita puasa. Aku jadi ngerti kenapa kita gak boleh terlalu bermewah-mewah dan berlebihan dalam urusan makan. Coba aja bayangin kalau kalian adalah kalangan tak berpunya. Di saat kalian berlelah-lelah mandi matahari dengan perut keroncongan, lalu kalian melihat di depan mata ada anak-anak muda sok gaya yang nenteng hape kiri kanan sambil makan kentang goreng yang katanya cuma ngemil dan GAK DIHABISIN pula, dibuang ke tong sampah, lalu mereka ke dalam lagi dan beli es krim. Owww, pasti sakit mengetahui bahwa kenyataannya ada orang yang makan karena memang BUTUH dan ada pula yang bisa seenaknya makan hanya karena INGIN. Itu baru masalah makanan yaa. Belum masalah yang lain. Pakaian. Kendaraan. Perbuatan. Sikap. Awwww, tertohok sekali rasanya, begitu buruk diriku. Ayo Sitiiii, kau harus berubah. Katanya tagline 21 adalah lembut dan bijaksana? Heuuuuu, semangaaat…!
Jadi gimana, masih hobi belanja? Nggak yaaa…. (amiiiiin) >,< !
Langganan:
Postingan
(
Atom
)