Jadi ceritanya tadi aku habis chatting sama temenku yang dulunya auditor dan sekarang jadi pihak yang diaudit. Berhubung dia mantan auditor, yaa pasti dia ngerti lah yaa apa aja yg musti disiapkan. Dan yang lucu, yang jadi bahan cerita adalah si auditor yang sepertinya masih newbie. Nama dan lokasi gak usah disebutin lah yaa, privasi. Tapi disini aku mau nge-share buat para auditor pemula, jangan sampe kalian jadi bahan cerita para auditor dan klien (yang ternyata adalah mantan auditor wkkk). Bikin malu profesi aja. Hehehe. Berikut adalah beberapa "titik lemah" para auditor newbie saat ngaudit ke klien...
Tampilkan postingan dengan label Accounting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Accounting. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 Maret 2015
Jumat, 29 November 2013
Lika Liku menuju Karir Impianku
Huwaaaaaaaaaa… Dear
reader, semalaman aku gak bisa tidur berulang kali refresh opera mini di hape
demi menghilangkan tulisan “data tidak ditemukan”, berharap semua ini belum
berakhir.
Yup. Semalam diumumkan hasil tes tahap ke 4 PCPM BI XXXI, dan seperti
yang kukatakan sebelumnya dataku tidak ditemukan alias aku tidak lolos kali
ini. (background: suara petir menggelegar diiringi jeritan TIDAAAAAAAK ala
drama)
Banyak yang bilang “tetap
semangat”, iya terima kasih tentu aku harus tetap semangat meskipun entah harus
semangat untuk apa lagi yang penting semangat hehe. Banyak yang mendoakan “ada
yang lebih baik menantimu”, aamiiin, makasih atas doanya karena sungguh doa
seperti ini sangat membantuku pulih dari syok hahaha. Adapula yang memuji “hebat
baru sekali tes sudah merasakan tes kesehatan BI”, terima kasih pujiannya tapi
sungguh aku justru sedih karena aku tau ada lebih banyak lagi yang bisa
berhasil di percobaan pertama. Terkesan sangat sendu sekali pemikiranku, tapi
ya itulah kenyataannya. Karir impianku saat ini hanya tiga: auditor BI, auditor
BPK, atau auditor KPK. Kalau benar bisa terwujud, sungguh amat sangat dreams
come true banget hehehe. Berarti selain mengejar ketiga karir impian maka tidak
mau kerja di tempat lain? Salah. Justru demi mendapatkan karir impianku itu aku
harus menitinya dari bawah sekali, merasakan serunya mengaudit berbagai macam
perusahaan terlepas di kantor apa aku sekarang yang penting aku senang dengan
pekerjaannya: audit. Hihihi. Ngotot banget yaaaa…
Selasa, 13 Agustus 2013
saya mungkin tipe auditor setia
Kemarin dulu saya sempat posting tentang resign, salah satu siklus wajib dalam berkehidupan menjadi auditor. Saya juga sempat berpikir bahwa mungkin inilah akhir jalan saya menekuni bidang yg sangat loveable ini. (lebayy mulai). Sampai kemudian, sekitar satu atau dua bulan setelah kepulangan saya ke kampung halaman, ternyata saya kembali ditakdirkan menjadi auditor. Kok bisa? Hehehe
Label:
Accounting
,
auditor notes
,
curhat dikit
Minggu, 21 Oktober 2012
Jadi auditor? Siapa takut... :3
Bagi para mahasiswa jurusan akuntansi pasti sudah tidak asing dengan yang namanya KAP alias Kantor Akuntan Publik. Ada beberapa yang mengaku "seram" atau "tidak tertarik sama sekali" untuk mencicipi dunia auditor. Ada beberapa yang sekedar penasaran dan cukup cicip sekali biar dikata "afdhol" jadi anak akunting. Ada juga yang segitu "kecantol" dan gak lepas-lepas dari dunia auditing mulai dari magang hingga sekarang dan entah sampai kapan. Hmmm, saya sih secara pribadi termasuk golongan ketiga. :3
Apa yang membuat saya tertarik berkecimpung di bidang audit? Ada banyak pertimbangan.
Apa yang membuat saya tertarik berkecimpung di bidang audit? Ada banyak pertimbangan.
Minggu, 15 Juli 2012
Kuesioner Penelitian Tugas Akhir
mas2, mbak2, bapak2, ibu2, boleh numpang sebar kuesioner yaa… *desperate* *sebar di semua lini*
kuesioner ini diperuntukkan bagi para manajer akuntansi perusahaan non-bank yang diaudit (menjadi klien audit). bagi anda yang memiliki kenalan / kerabat / keluarga / kekasih / sahabat / atasan yang saat ini menjadi manajer akuntansi tersebut, boleh dong disuruh dikasih tau untuk mengisi kuesioner penelitian saya ini. ini link nya :
ini demi lulusnya seorang anak bangsa yang belum terlalu berprestasi :’3 semoga penelitian ini menjadi suatu prestasi membanggakan tersendiri bagi saya. :’D
saya doakan bagi anda - siapapun itu - yang telah membantu penelitian ini, sekecil apapun bantuan itu, baik secara langsung maupun tidak, disadari mau tidak, sengaja maupun tidak, niat maupun tidak, semuanya diberi balasan oleh Allah dengan balasan sebaik-baiknya balasan. Amiiiin yaa Allah…
Doakan saya yaaa… doa kalian juga sangaaat membantu :’D
*puk puk my self *
Senin, 07 November 2011
Auditor? Hmmmm...
Auditor. Entah mengapa saya sangat amat tertarik sekali dengan profesi yang satu ini. Mungkin saya masih dibawah pengaruh “sihir” untuk mahasiswa akuntansi. Beberapa kakak kelas sih ada yang mengakui sempat juga terkagum-kagum dan tersihir akan pesona profesi auditor. Namun pengakuan beberapa waktu setelahnya, ternyata banyak juga yang kapok. Terlalu penuh pressure, jam kerja di luar batas kewajaran, terkungkung deadline yang beruntun antara satu klien dan klien yang lain, pokoknya macam-macam lah alasan mereka. Belum lagi jika yang bersuara adalah kaum hawa maka semakin banyak dukungan untuk tim kontra akan profesi ini di benak saya.
Memangnya apa sih yang saya pikirkan tentang auditor?
Sabtu, 05 November 2011
PSAK vs IFRS
Kemarin aku ikut training seputar konvergensi PSAK ke IFRS. Bagus deh materinya. Tapi sayangnya pelatihannya dikebut cuma 1 hari. Kata bapak trainernya, biasanya kalo melatih klien akan dihabiskan waktu 4 hari. Sedangkan berhubung kami adalah auditor maka kami dianggap punya basic sehingga dikebut lah dalam 1 hari. =,=" (berasap deh kepalaku).
Btw, pada tau tidak apa itu IFRS? International Financial Reporting Standard (IFRS) adalah produk standar akuntansi internasional yang dikeluarkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Terus kalau PSAK tau juga gak? Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) adalah produk Indonesia, yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK). Di samping kedua standar itu, sebenarnya masih banyak lagi standar akuntansi yang lain seperti IFRIC, SIC, IAS, dll. Belum lagi standar audit & internal control. Tapi yang paling basic saat ini bagi akuntan yaa dua standar tadi: PSAK dan IFRS. Jadi yang mengaku ingin bercita-cita jadi akuntan maupun auditor cobalah untuk menggali pengetahuan tentang dua standar ini. Adapun saya sendiri saat ini dianjurkan eh diwajibkan malah, untuk paling tidak hapal nama dan nomor PSAK. Katanya sih, paling tidak kalau kita ditanya klien maka kita bisa tanya balik apakah sudah membaca PSAK sekian tentang hal tersebut. Hehehe. Bener juga sih.
Nah, saya mau sharing sedikit nih apa saja sih PSAK yang berlaku. Berikut adalah daftarnya:
| No | PSAK/ISAK/PPSAK | Tanggal Efektif | |
| 1 | PSAK 1 (2009) | Penyajian Laporan Keuangan | 1-Jan-11 |
| 2 | PSAK 2 (2009) | Laporan Arus Kas | 1-Jan-11 |
| 3 | PSAK 3 (2010) | Laporan Keuangan Interim | 1-Jan-11 |
| 4 | PSAK 4 (2009) | Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri | 1-Jan-11 |
| 5 | PSAK 5 (2009) | Segmen Operasi | 1-Jan-11 |
| 6 | PSAK 7 (2010) | Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi | 1-Jan-11 |
| 7 | PSAK 8 (2010) | Peristiwa setelah Periode Pelaporan | 1-Jan-11 |
| 8 | PSAK 10 (2009) | Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing | 1-Jan-12 |
| 9 | PSAK 12 (2009) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama | 1-Jan-11 |
| 10 | PSAK 13 (2007) | Properti Investasi | 1-Jan-08 |
| 11 | PSAK 14 (2008) | Persediaan | 1-Jan-09 |
| 12 | PSAK 15 (2009) | Investasi pada Entitas Asosiasi | 1-Jan-11 |
| 13 | PSAK 16 (2007) | Aset Tetap | 1-Jan-08 |
| 14 | PSAK 18 (2010) | Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya | 1-Jan-12 |
| 15 | PSAK 19 (2010) | Aset Takberwujud | 1-Jan-11 |
| 16 | PSAK 22 (2010) | Kombinasi Bisnis | 1-Jan-11 |
| 17 | PSAK 23 (2010) | Pendapatan | 1-Jan-11 |
| 18 | PSAK 24 (2010) | Imbalan Kerja | 1-Jan-12 |
| 19 | PSAK 25 (2009) | Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan | 1-Jan-11 |
| 20 | PSAK 26 (2008) | Biaya Pinjaman | 1-Jan-10 |
| 21 | PSAK 28 ( 2010) | Akuntansi Kontrak Asuransi Kerugian | 1-Jan-12 |
| 22 | PSAK 30 (2007) | Sewa | 1-Jan-08 |
| 23 | PSAK 33 (2010) | Aktivitas Pengupasan Lapisan Tanah Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pada Pertambangan Umum | 1-Jan-12 |
| 24 | PSAK 34 (2010) | Kontrak Konstruksi | 1-Jan-12 |
| 25 | PSAK 38 (2004) | Akuntansi Restrukturisasi Entitas Sepengendali | 1-Jan-05 |
| 26 | PSAK 36 (2010) | Akuntansi Kontrak Asuransi Jiwa | 1-Jan-12 |
| 27 | PSAK 45 (2010) | Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba | 1-Jan-12 |
| 28 | PSAK 46 (2010) | Pajak Penghasilan | 1-Jan-12 |
| 29 | PSAK 48 (2009) | Penurunan Nilai Aset | 1-Jan-11 |
| 30 | PSAK 50 (2010) | Insurumen Keuangan: Penyajian | 1-Jan-12 |
| 31 | PSAK 53 (2010) | Pembayaran Berbasis Saham | 1-Jan-12 |
| 32 | PSAK 55 (2006) | Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran | 1-Jan-10 |
| 33 | PSAK 56 (2010) | Laba Per Saham | 1-Jan-12 |
| 34 | PSAK 57 (2009) | Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi | 1-Jan-11 |
| 35 | PSAK 58 (2009) | Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan | 1-Jan-11 |
| 36 | PSAK 60 | Instrumen Keuangan: Pengungkapan | 1-Jan-12 |
| 37 | PSAK 61 | Akuntansi Hibah Pemerintah dan pengungkapan bantuan pemerintah | 1-Jan-12 |
| 38 | PSAK 62 | Kontrak Asuransi | 1-Jan-12 |
| 39 | PSAK 63 | Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi | 1-Jan-12 |
| 40 | PSAK 64 | Aktivitas Eksplorasi dan Evaluasi Pada Pertambangan Sumber Daya Mineral | 1-Jan-12 |
| 41 | ISAK 7 (2009) | Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus | 1-Jan-11 |
| 42 | ISAK 8 | Penentuan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Suatu Sewa dan Pembahasan Lebih Lanjut Ketentuan Transisi PSAK 30 (Revisi 2007) | 1-Jan-08 |
| 43 | ISAK 9 | Perubahan atas Liabilitas Aktivitas Purnaoperasi, Restorasi, dan Liabilitas Serupa | 1-Jan-11 |
| 44 | ISAK 10 | Program Loyalitas Pelanggan | 1-Jan-11 |
| 45 | ISAK 11 | Distrubusi Aset Nonkas kepada Pemilik | 1-Jan-11 |
| 46 | ISAK 12 | Pengendalian Bersama Entitas : Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer | 1-Jan-11 |
| 47 | ISAK 13 | Lindung Nilai Investasi Neto dalam Kegiatan Usaha Luar Negeri. | 1-Jan-12 |
| 48 | ISAK 14 | Aset Takberwujud - Biaya Situs Web | 1-Jan-11 |
| 49 | ISAK 15 | PSAK 24-Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum dan Interaksinya | 1-Jan-12 |
| 50 | ISAK 16 | Perjanjian Konsesi Jasa | 1-Jan-12 |
| 51 | ISAK 17 | Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai | 1-Jan-11 |
| 52 | ISAK 18 | Bantuan Pemerintah – Tidak Berelasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi | 1-Jan-12 |
| 53 | ISAK 19 | Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK 63: Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi | 1-Jan-12 |
| 54 | ISAK 20 | Pajak penghasilan - perubahan dalam status pajak entitas atau para pemegang saham | 1-Jan-12 |
| 55 | ISAK 21 | Perjanjian Konstruksi Real Estat | 1-Jan-13 |
| 56 | ISAK 22 | Perjanjian Konsesi Jasa: Pengungkapan | 1-Jan-12 |
| 57 | ISAK 23 | Sewa Operasi - Insentif | 1-Jan-12 |
| 58 | ISAK 24 | Evaluasi Substansi beberapa transaksi yang melibatkan suatu bentuk legal sewa | 1-Jan-12 |
| 59 | PPSAK 1 | Pencabutan PSAK 32: Akuntansi Pengusahaan Hutan, PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan jalan Tol | 1-Jan-10 |
| 60 | PPSAK 2 | Pencabutan PSAK 41: Akuntansi Waran dan PSAK 43 Akuntansi Anjak Piutang | 1-Jan-10 |
| 61 | PPSAK 3 | Pencabutan PSAK 54: Akuntansi Rekstrukturisasi Utang Piutang Bermasalah | 1-Jan-10 |
| 62 | PPSAK 4 | Pencabutan PSAK 31:Akuntansi Perbankan, PSAK 42: Akuntansi Perusahaan Efek, dan PSAK 49: Akuntansi Perusahaan Reksa Dana | 1-Jan-10 |
| 63 | PPSAK 5 | Pencabutan ISAK 06 : Interpretasi atas paragraf 12 dan 16 PSAK 55 (1999) tentang Instrumen Derivatif Melekat pada Kontrak Dalam Mata Uang Asing | 1-Jan-10 |
| 64 | PPSAK 6 | Pencabutan PSAK 21: Akuntansi Ekuitas, ISAK 1: Interpretasi atas Paragraf 23 PSAK No. 21 tentang Penentuan Harga Pasar Dividen Saham; ISAK 2 Interpretasi atas Penyajian Piutang pada Pemesan Saham dan ISAK 3 Interpretasi tentang Perlakuan Akuntansi atas Pemberian Sumbangan atau Bantuan. | Sejak disahkan penerapan dini diperbolehkan |
| 65 | PPSAK 8 | Pencabutan PSAK 27: Akuntansi Perkoperasian | 1-Jan-12 |
| 66 | PPSAK 10 | Pencabutan PSAK 51: Akuntansi kuasi reorganisasi | 1-Jan-12 |
| 67 | PPSAK 11 | pencabutan PSAK 39 Akuntansi Kerja Sama Operasi | 1-Jan-12 |
SAK SYARIAH yang masih efektif berlaku
| No | PSAK | Tanggal Efektif | |
| 68 | PSAK 59 | Akuntansi Perbankan Syariah | 1-Jan-03 |
| 69 | PSAK 101 | Penyajian Laporan Keuangan Syariah | 1-Jan-08 |
| 70 | PSAK 102 | Akuntansi Murabahah | 1-Jan-08 |
| 71 | PSAK 103 | Akuntansi Salam | 1-Jan-08 |
| 72 | PSAK 104 | Akuntansi Istishna’ | 1-Jan-08 |
| 73 | PSAK 105 | Akuntansi Mudharabah | 1-Jan-08 |
| 74 | PSAK 106 | Akuntansi Musyarakah | 1-Jan-08 |
| 75 | PSAK 107 | Akuntansi Ijarah | 1-Jan-10 |
| 76 | PSAK 108 | Akuntansi Transaksi Asuransi Syariah | 1-Jan-10 |
| 77 | PSAK 109 | Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah | 1-Jan-12 |
SAK ETAP yang masih efektif berlaku
| No | PSAK | Tanggal Efektif |
| 78 | SAK ENTITAS TANPA AKUNTANBILITAS PUBLIK | 1-Jan-11 |
Langganan:
Postingan
(
Atom
)