Aku suka membaca. Aku suka terhanyut pada bacaan, entah itu nyata atau tidak. Aku juga
kadang suka
baca
sesuatu yang romantis, agak cengeng namun happy ending. Cerita yang
bagus akan membuatku terngiang-ngiang dalam beberapa hari. Namun cerita
nyata, efeknya jauh lebih besar…
Ya kawan, cerita romantis
ini
takkan pernah terlupa karena ia nyata. Aku sampai mengimajinasikannya
di ruang pikiranku. dan kadang saat ada bagian sedih diantara dua insan
yang
saling mencinta tersebut,
aku pasti menangis. cerita apa itu? banyak. yang paling aku suka adalah
cerita romantis Nabi Muhammad SAW dengan Siti Khadijah. :’) seakan aku
turut merasakan perasaan Khadijah yang deg-degan setelah bertemu Nabi
Muhammad SAW. seakan bisa merasakan senang yang tak terkira saat
akhirnya mengetahui bahwa ternyata Nabi Muhammad SAW memiliki rasa yang
sama. seakan melihat betapa beliau berdua tersenyum sangat bahagia
ketika akhirnya pernikahan nan suci itu dilangsungkan.
Cerita romantis lain datang dari pasangan Fatimah binti Muhammad dan Ali bin Abi Thalib.
Coba bayangkan adegan berikut:
Fatimah: Ali, maafkan aku, sebenarnya aku pernah mencintai seseorang sebelum menikah.
Ali : Siapa lelaki itu?!
Fatimah: (dengan tersenyum malu) kau.
*aaaaaah, pingsan*
betapa indah kisah mereka, karena itu nyata. bukan sekedar rangkaian
kata dalam angan. bukan sekedar selarik lirik musik berisik. itulah
cinta. hal sederhana yang membuat hidup menjadi sempurna. ;)